Cara Membuat Proposal

Pembaca yang sedang mencari tips panduan membuat proposal proyek sendiri yang berkaitan dengan usaha terbaru anda. Sehingga tidak ada salahnya bila mencoba membuat proposal atau penawaran sendiri.

Pembuatan proposal tidak ada format yang baku akan tetapi penawaran yang kita buat diharapkan adalah penawaran terbaik dan sukses kemudian mendatangkan kontrak kerja ataupun mendatangkan omzet sekaligus mendatangkan keuntungan.

Pembuatan proposal atau penawaran menjadi penting bila ingin mendapatkan hasil maksimal sehingga proposal penawaran perlu dibuat sebaik mungkin. Proposal yang baik tidak harus panjang dan rumit sehingga sulit dipahami tetapi bisa dibuat dengan sederhana dan mampu merepresentasikan usaha anda, dan mengkomunikasikan product/ jasa yang ditawarkan.

Cara membuat proposal sederhana ada beberapa point penting yang harus disampaikan kepada calon konsumen yaitu; detail diskripsi product barang atau jasa yang ditawarkan dan meyakinkan calon konsumen.

Bagi pebisnis lawas untuk membuat penawaran bukan hal baru tetapi untuk pebisnis pemula yang baru merintis usaha/  business process outsourcing seperti, usaha cleaning service, usaha perawatan gedung, usaha maintenance computer ataupun usaha catering tentunya akan wira-wiri ke berbagai instansi mengirim proposal untuk menawarkan jasanya.

Bagi yang ingin mencari referensi tambahan tentang pembuatan proposal yang representative, berikut contoh bagian bagian proposal secara garis besarnya :

  1. Cover Depan.
  2. Daftar Isi
  3. Kata Pengantar ( termasuk Visi dan Misi usaha )
  4. Detail Proposal yang mencakup :
  • Prodact / jasa yang ditawarkan
  • Jadwal Pekerjaan ( system harian/mingguan/bulanan, dll )
  • Daftar Equipmet (Peralatan yang dimiliki untuk menunjang pekerjaan )
  1. Daftar Client ( bila memungkinkan )
  2. Background Company ( ditambah cabang – cabang lain bila ada )
  3. Foto Copy Daftar Rekanan ( Foto copy kontrak kerja dengan perusaahan – perusahaan yang telah menggunakan product / jasa anda )
  4. Foto copy document yang berkaitan dengan usaha. Misalnya ; SIUP, keanggotaan KADIN, APKLINDO dll.
  5. Foto – foto aktifitas pekerjaan sebagai lampiran agar calon user tambah percaya…terlihat aktifitasnya juga berpengalaman  :-D
  6. Kemudian dijilid atau diklip atau dibuat buku atau dibuat pdf untuk dikirim via email…silakan

Meskipun proposal perlu sebagai persaratan administrative dan formal dalam menggaet pelanggan tetapi tak kalah penting lagi cuap – cuap sales officer dan komitment perusahaan…

This entry was posted in Tips and tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.