Pesawat Sukhoi Super Jet 100

Pesawat Sukhoi Super Jet 100Sukhoi Super Jet – 100 merupakan pesawat komersial buatan Rusia yang rencananya akan mengisi jajaran armada penerbangan Kartika Airlines yang melayani rute penerbangan dalam negeri.

Beberapa perusahaan penerbangan komersial di Indonesia juga tertarik untuk membeli pesawat komersial Sukhoi Super Jet 100 yang konon khabarnya memiliki kelebihan dalam hal cost operasional yang rendah baik dalam konsumsi bahan bakar, biaya pemeliharaan dan juga kecepatan jelajah yang tinggi. Seperti apa profile pesawat komersial buatan Rusia yang digadang sebagai project nasional milik pemerintah Rusia.

Pesawat Sukhoi Super Jet 100 merupakan pesawat komersial generasi terbaru buatan Rusia untuk menggantikan pesawat sekelasnya buatan Tupolev yang pernah dipimpin oleh Andrei Tupolev, yang  rata – rata pesawat rancangannya ber- kode Tu seperti : Tu-134, Tu-154 dan termasuk juga pesawat jet tempurnya berkode Tu.

Proyek pengembangan Sukhoi Super Jet 100 dimulai sejak tahun 2000 oleh divisi pesawat sipil dari perusahaan kedirgantaraan Sukhoi Rusia dan dukungan dari perusahaan – perusahaan kedirgantaraan Barat seperti Boeing, Alenia Aeronautica, Snecma dan Thales sebagai penyedia paket avionik, dll.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 menggunakan mesin PowerJet SaM146 yang merupakan hasil dari kerjasama antara Rusia – Perancis sedangkan perakitan dilakukan oleh Komsomolsk-on-Amur Aircraft Production Association dan penjualannya oleh joint venture Italian-Russian SuperJet International.

Produksi pesawat Sukhoi Super Jet 100 dimulai tahun 2007 dan digunakan secara komersil pertama kali oleh Armavia airline rute Moskow – Yerevan pada tanggal 21 April 2011 dengan 90 penumpang.

Pesawat Sukhoi Super Jet 100